Rating: R-18+, harap bijaksana untuk kandungan tema yang dibahas

Ru Da menyuruh Yong Sik masuk. Ia mengambil kursi, menyuruh Yong Sik naik untuk mengganti lampu. Ia membuka baju atasan, memeluk Yong Sik agar tidak jatuh. Yong Sik pun membeku dalam pelukan Ru Da, lalu terburu-buru pergi dengan kikuk dan malu. Yas! Rencana Ru Da berhasil. Hanya, itu semua tak lebih dari khayalan Ru Da.

Nyatanya, Yong Sik selesai memperbaiki lampu sebelum Ru Da sempat memeluk. Tiba-tiba tutup lampu terjatuh. Yong Sik menggunakan badannya untuk melindungi Ru Da. Hal yang tak disangka terjadi, rambut Ru Da menyangkut hoodie Yong Sik. Mereka berdiri dan tertatih berjalan ke kamar Ru Da.

Mereka tertawa dan duduk di beranda. Ru Da nyaris saja memotong rambut, padahal ia tidak cocok berambut pendek. Yong Sik menghibur Ru Da, mengingatkan saat ayah Ruda yang marah besar memotong pendek rambutnya. Dulu, Yong Sik juga menghibur, memuji kalau Ru Da cantik seperti Matilda, pahlawan di film yang disukai Yong Sik.

Ru Da mengaku kalau ia sedikit kecewa dengan Yong Sik yang sekarang. Tapi, kejadian kemarin membuka mata hatinya. Biasanya orang akan lebih mendahulukan hati sendiri yang tersakiti. Tidak demikian dengan Yong Sik. Ia sadar, Yong Sik masih ksatria seperti yang dulu ia kenal.

Mereka menikmati saat ini, duduk berdua di beranda, menatap bulan dan menikmati secangkir kopi.

Ji Hyuk mendatangi florist langganan, minta dibuatkan buket yang cantik. Ia menyelamatkan Ru Da yang nyaris ditabrak motor, menyebabkan tangannya harus di-gips. Di RS, Ji Hyuk mengaku ia menekan Ru Da karena memiliki perasaan rendah diri. Ia menyesali kelakuannya dan mengajak Ru Da berbaikan kembali.

Yong Sik melihat bayangan dirinya di cermin. Ia memutuskan pergi salon untuk mengubah penampilannya. Stylist bertanya, kalau bukan karena akan pergi berkencan, apa karena akan bertemu dengan seseorang yang ia sukai? Yong Sik tersenyum.

Yong Sik berjalan dengan bangga ke klinik. Ji Hyuk menyuruh Ru Da menyerahkan kasus Yong Sik pada dr. Jang. Ia berjanji tidak akan merendahkan Ru Da meski gagal mengobati Yong Sik. Atau Ru Da bersikap penuh perhatian karena Yong Sik cinta pertamanya?

Ru Da membantah, ia tak kan mungkin jatuh cinta pada Yong Sik yang sekarang. Yong Sik, yang juga sudah tiba di depan klinik, mendengar semua pembicaraan mereka. Rupanya, ia hanyalah obyek taruhan semata antara Ru Da dan Ji Hyuk. Yong Sik berbalik pergi.

Ru Da terduduk di ruang kliniknya, Yong Sik duduk terluka di kamar. Ucapan Ru Da menusuk tajam hatinya. Ia menyalahkan dan mulai memukuli diri. Ia melempar cermin di hadapannya, lalu berdiri dengan marah dan berlari.

Ia mendatangi Ru Da dan berteriak. Ia pun membenci dirinya sendiri, jadi tolong, sembuhkanlah dirinya! Ia lalu berlari meninggalkan Ru Da.

Bersambung

Komentar aku: Gaahh… begitulah kalau dokter-dokter dan pasien sama-sama sakit. Aku rasa kali ini lisensi Ji Hyuk dan lisensi Ru Da harus ditarik, dan mereka tidak boleh praktek, sampai mereka menyelesaikan terapi untuk diri mereka sendiri dan terbukti sehat. Ha, jadi ingat You Are My Spring. Chase yang berobat sementara ia sendiri adalah dokter.